Mojokerto, wartakum7.com. – Semangat kebersamaan dan gotong royong tidak hanya terlihat saat proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda/Jembatan Beton Garuda Tahap V berlangsung, tetapi juga saat waktu istirahat tiba. Seperti yang terlihat pada Rabu (17/06/2026), personel Kodim 0815/Mojokerto, teknisi, dan warga Desa Jabontegal tampak duduk bersama menikmati makan siang sederhana di sela-sela pekerjaan pembangunan jembatan yang berlokasi di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Momen kebersamaan tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang nantinya akan menjadi akses penting bagi warga. Di tengah teriknya cuaca cerah, seluruh personel memanfaatkan waktu istirahat untuk melepas lelah setelah melaksanakan berbagai pekerjaan awal pembangunan, mulai dari pembongkaran jembatan lama hingga penyiapan area kerja dan material konstruksi.
Babinsa Jabontegal Serka Sugeng Heri Widodo yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi salah satu kekuatan utama dalam menyukseskan program Jembatan Garuda.
“Meski pekerjaan baru memasuki tahap awal, semangat warga sangat luar biasa. Saat istirahat seperti ini kami makan bersama, bercengkerama, dan saling bertukar cerita. Kebersamaan inilah yang membuat pekerjaan terasa lebih ringan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Tahap V di Dusun Bekatul difokuskan pada pekerjaan awal, termasuk pembongkaran jembatan lama serta persiapan kebutuhan konstruksi yang akan mendukung pelaksanaan pembangunan jembatan secara bertahap.
“Selain mengejar target pembangunan, kami juga ingin membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan ini menjadi modal penting agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana,” terang Kapten Inf Budiyono.
Sebagai informasi, Jembatan Beton Garuda ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 3 meter dengan kapasitas beban hingga 5 ton. Keberadaannya nanti diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta memberikan manfaat bagi sedikitnya 1.808 jiwa di Desa Jabontegal dan sekitarnya, sehingga mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih aman, mudah, dan lancar. ( Pendim 0815/Mjk/Endang ).






