Mojokerto, wartakum7.com. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bersama Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan buka bersama serta santunan bagi 1.000 anak yatim dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
Kegiatan santunan tersebut dilaksanakan di Pendapa Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto, Jumat (6/3) sore. Acara ini dihadiri oleh Bupati Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, jajaran kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, serta pengurus Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Mojokerto.
Dalam kegiatan tersebut, para anak yatim menerima berbagai bentuk bantuan, di antaranya paket tas sekolah dan alat tulis dari Baznas Provinsi Jawa Timur serta santunan dari Baznas Kabupaten Mojokerto sebesar Rp200 ribu untuk setiap anak. Selain itu, para donatur juga turut menyediakan hidangan berbuka puasa bersama.
Tidak hanya itu, perangkat daerah di lingkungan Pemkab Mojokerto juga berpartisipasi dengan menyediakan takjil bagi anak-anak yatim yang hadir. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk voucher senilai Rp25 ribu per anak dengan total nilai Rp25 juta yang dapat digunakan untuk berbelanja di stan UMKM yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, Baznas, serta masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian terhadap anak-anak yatim.
“Ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya, bahwasanya pada hari ini menjelang berbuka puasa kita dapat bersilaturahmi bersama anak-anak yatim di Kabupaten Mojokerto pada program kolaborasi yang sangat baik antara Baznas Provinsi Jawa Timur, Baznas Kabupaten Mojokerto, dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan muzakki yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, baik melalui santunan, penyediaan hidangan berbuka, maupun dukungan lainnya.
Menurutnya, menyantuni anak yatim bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai agama.
“Sudah menjadi tugas kita bersama sebagai masyarakat untuk hadir, peduli, dan memberikan dukungan agar anak-anak yatim dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang kuat, mandiri, serta berakhlakul karimah,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Mojokerto berharap semangat berbagi dan gotong royong di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim di Kabupaten Mojokerto. ( END ).




