Kota Mojokerto, wartakum7.com.– Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan apresiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur kepada Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Lina Desriana Arisandi, pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7).
Penghargaan tersebut meliputi apresiasi kepada Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Lina Desriana Arisandi, atas inovasi dan program unggulan untuk mendukung dan berkomitmen melaksanakan Program Prioritas Nasional TAMASYA, GATI, SIDAYA, Genting dan MBG sasaran 3B di Kota Mojokerto.
Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga menerima apresiasi atas dukungan dan komitmennya dalam meningkatkan akses pelayanan keluarga berencana (KB) yang berkualitas bagi Pasangan Usia Subur (PUS), dengan capaian peserta KB baru Metode Operasi Wanita (MOW) Tahun 2026 yang berhasil melampaui 100 persen dari target. Penghargaan lainnya diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menyusun Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) tingkat kabupaten/kota Tahun 2026 sebagai pedoman pembangunan kependudukan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh elemen yang selama ini berkomitmen memperkuat pembangunan keluarga di Kota Mojokerto.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak, mulai dari perangkat daerah, Tim Penggerak PKK, para penyuluh KB, kader, hingga masyarakat. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita.
Menurut Ning Ita, keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Mojokerto terus berkomitmen memperkuat berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga, mulai dari pelayanan keluarga berencana, percepatan penurunan stunting, penguatan peran orang tua dalam pengasuhan, hingga pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.
“Tema HARGANAS tahun ini, Ayah Wajib Hadir, mengingatkan kita bahwa keberhasilan membangun generasi unggul dimulai dari keluarga. Kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, dan teladan bagi anak. Karena itu kami terus mendorong terciptanya keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.
Ning Ita menegaskan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional, termasuk TAMASYA, GATI, SIDAYA, GENTING, dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh program tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan keluarga yang tangguh dan berdaya saing.
Raihan empat penghargaan pada HARGANAS Ke-33 ini semakin memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai daerah yang konsisten menghadirkan inovasi dalam pembangunan keluarga dan kependudukan. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, penyuluh KB, kader, dan masyarakat, Pemerintah Kota Mojokerto optimistis dapat terus mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. ( END ).




