Pangkalpinang, Wartakum7.com- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung, Kasimin, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada empat wartawan asal Belitung yang dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XII yang diselenggarakan PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang, 21-22 Oktober 2026.
Keempat wartawan tersebut yakni Ali Hasmara yang lulus jenjang Utama, serta tiga wartawan jenjang Muda, yakni Syukri Gumay (BilitonNews.co), Edy Haryadi (Ewa), dan Diky Muchtar (Diky) dari PWI Belitung.
Kepala Diskominfo Kabupaten Belitung menilai kelulusan tersebut menjadi bukti nyata peningkatan kualitas dan profesionalisme pers di Kabupaten Belitung.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung, khususnya Diskominfo Belitung, mengucapkan selamat dan sukses kepada empat wartawan Belitung yang telah lulus UKW Angkatan XII PWI Babel 2026. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua,” ujar Kasimin saat dihubungi media ini, Kamis (23/10/2026) sore.
Menurutnya, UKW merupakan instrumen penting untuk memastikan wartawan bekerja sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan Dewan Pers, yakni memahami Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta mampu menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
“Di era digital saat ini, tantangan pers semakin besar, terutama dalam menghadapi hoaks dan disinformasi. Wartawan yang kompeten adalah garda terdepan untuk menjaga ruang informasi publik tetap sehat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, dengan bertambahnya jumlah wartawan kompeten di Belitung, sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat semakin kuat dan konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Kami berharap rekan-rekan wartawan yang telah kompeten ini dapat terus bersinergi, menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, serta tetap kritis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial demi kemajuan Belitung,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kadis Kominfo Belitung juga mengajak seluruh wartawan di Belitung untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga integritas profesi.
“UKW bukan akhir, melainkan awal untuk menjadi wartawan yang lebih profesional dan bermartabat. Teruslah berkarya, jaga kode etik, dan jadilah pers yang dipercaya publik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Belitung Ali Hasmara yang juga lulus pada jenjang Utama menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Diskominfo Belitung dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan UKW.
“Terima kasih atas dukungan Diskominfo Belitung. Kelulusan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan di Belitung,” ujar Ali.
Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi PWI Belitung, Aminuddin Silalahi, juga mengucapkan selamat atas kelulusan 100 persen peserta dari Belitung. Menurutnya, ini adalah kebanggaan khusus bagi PWI Kabupaten Belitung.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga. Empat wartawan Belitung lulus semua, ini 100 persen. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, khusus PWI Kabupaten Belitung. Ini membuktikan kerja keras kawan-kawan selama Pra UKW tidak sia-sia,” ujar Aminuddin Silalahi.
Amin yang turut mendampingi peserta sejak Pra UKW di Sekretariat PWI Babel hingga pelaksanaan di Hotel Cordela, mengaku terharu melihat perjuangan para peserta.
“Saya melihat langsung bagaimana keseriusan mereka. Pak Ketua Ali Hasmara di jenjang Utama, kemudian Gumay, Ewa, dan Diky di jenjang Muda. Mereka belajar siang malam, mendalami kode etik, UU Pers, dan teknik penulisan. Hasil ini sangat layak mereka dapatkan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kelulusan ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pemberitaan di Belitung.
“Saya berpesan kepada empat kawan yang sudah kompeten ini, jangan berpuas diri. Sertifikat kompeten ini adalah amanah. Tunjukkan bahwa wartawan Belitung itu profesional, beretika, dan bermartabat. Jaga nama baik PWI Belitung,” tegas Amin.
Amin juga berharap ke depan akan semakin banyak wartawan Belitung khususnya PWI Belitung yang mengikuti UKW agar pers di Belitung semakin dipercaya publik, harap Amin.*AS





