Klinik M3 Hadir di Kintelan Puri, Bupati Mojokerto Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Klinik M3 Hadir di Kintelan Puri, Bupati Mojokerto Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Spread the love

 

 

Mojokerto, wartakum7.com. – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, mendorong penguatan layanan kesehatan masyarakat melalui kehadiran Klinik Muslimat Mubarok Medika (M3) di Desa Kintelan, Kecamatan Puri. Kehadiran klinik tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Puri dan sekitarnya.

Grand Opening Klinik M3 berlangsung di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, pada Rabu (19/8) pagi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Perkumpulan Kesehatan (Perumkes) Sakinah, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Direktur Rumah Sakit Mawaddah, para Ketua PAC Muslimat NU se-Kabupaten Mojokerto, serta jajaran Forkopimca Puri dan pemerintah desa.

Bupati yang akrab disapa Gus Barraa mengapresiasi PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto yang telah menghadirkan fasilitas kesehatan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan dan menghadirkan Klinik Muslimat Mubarok Medika ini,” ungkapnya.

Menurut Gus Barra, keberadaan Klinik M3 di Kintelan dapat menjadi tambahan kekuatan dalam menopang pelayanan kesehatan masyarakat. Terlebih, fasilitas tersebut berada di wilayah yang dapat menjangkau masyarakat Kecamatan Puri dan sekitarnya.

“Kehadiran Klinik M3 di Kintelan ini diharapkan dapat membantu dunia kesehatan di Kabupaten Mojokerto, khususnya menopang layanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Puri dan sekitarnya,” ujarnya.

Gus Barra juga mendorong agar Klinik M3 ke depan terus berkembang sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap. Ia berharap klinik tersebut tidak hanya berhenti sebagai klinik pratama, tetapi dapat berkembang dengan menghadirkan fasilitas rawat inap.

“Kami berharap klinik ini ke depannya tidak sekadar menjadi klinik pratama, tetapi suatu saat nanti bisa berkembang memiliki fasilitas rawat inap,” imbuhnya.

Selain memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat, Gus Barraa berharap Klinik M3 dapat membangun sinergi dengan fasilitas kesehatan lainnya, khususnya Rumah Sakit Sakinah. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat mendukung penanganan masyarakat sesuai dengan tingkat kebutuhan layanan kesehatan.

“Klinik ini juga bisa membantu dan bersinergi dengan Rumah Sakit Sakinah untuk menangani keluhan-keluhan penyakit yang ringan di wilayah sekitar,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto inj juga menyampaikan apresiasinya terhadap semangat gotong royong Muslimat NU dalam menghadirkan berbagai program kemasyarakatan. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan Klinik M3 agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Dengan rasa kepemilikan dan rasa bangga yang dimiliki oleh Ibu-ibu Muslimat, saya yakin klinik ini sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi besar,” terang Gus Barraa.

Gus Barra berharap kehadiran Klinik M3 tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar Desa Kintelan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Mojokerto.

“Semoga klinik ini diberkahi dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto,” harapnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Albarraa secara resmi menyatakan Klinik Muslimat Mubarok Medika (M3) dibuka dan diresmikan. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan berkelanjutan. ( END ).