PEMKOT MOJOKERTO GELAR WORKSHOP BERSAMA AWAK MEDIA

Spread the love

Kota Mojokerto,wartakum7.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar workshop bertajuk Sinergi Media Sebagai Partner Pemda Untuk Harmonisasi Publikasi di Kota Mojokerto, di Ruang Sabha Mandala Madya, Kantor Pemkot Mojokerto, Kamis (22/ 12) pagi.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan wartawan dari media cetak, elektronik, dan siber, baik tingkat lokal maupun regional ini dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Santi Ratnaning Tias. Dalam sambutannya, melalui agenda ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara rekan media dengan Pemkot Mojokerto, sehingga semakin kompak dan solid.

“Sebagai partner kerja, keberadaan wartawan ini sangat kami butuhkan dalam rangka publikasi serta disebarluaskan semua program kegiatan dan keberhasilan yang dicapai Pemkot Mojokerto,” ujarnya.

Tidak lupa, ia juga mengapresiasi kehadiran rekan media yang telah bekerja sama, membantu tugas Pemkot Mojokerto dalam penyebarluasan informasi terkait program dan kebijakannya kepada masyarakat luas.

“Kita memiliki keterbatasan melaksanakan publikasi informasi kepada masyarakat. Dengan bantuan media, maka Alhamdulillah sampai dengan saat ini seluruh informasi yang ingin kami sampaikan ke masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Diskominfo juga menghadirkan narasumber Pakar Komunikasi asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr. Suko Widodo. Dalam paparannya membahas peran media sebagai mitra pemerintah daerah, ia menyebutkan bahwa media memiliki peran strategis sebagai agen perubahan.

Dosen Departemen Ilmu Komunikasi itu menegaskan, baik wartawan maupun pemerintah memiliki musuh yang sama, yaitu hoax. Bagi wartawan, penting untuk menjaga marwah dan kerja berdasarkan etika dan prinsip jurnalisme, termasuk melindungi hal yang benar. “Nilai jurnalisme kita tetap harus dimuliakan,” tegasnya.

Sementara pemerintah juga tidak jarang diterpa isu negatif, karena hoax. Sehingga dalam hal ini, sinergi keduanya menjadi penting dalam upaya membangun daerah menjadi lebih baik dan masyarakat yang lebih sejahtera. ( END ).