Kota Mojokerto, wartakum7.com. – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Jumat siang (13/2/2024).
Dalam acara rapat kali ini difokuskan dan dioptimalusasi pada operasi pasar melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dan pracangan TPID guna menjaga kestabilan harga menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangun Sekretariat Daerah Kota Mojokerto, Rachmi Wdjajati, serta diikuti dari unsur lintas sektor, antara lain dari Polri, TNI, Kejaksaan, Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur, pengurus KKMP se-Kota Mojokerto serta pracangan TPID se-Kota Mojokerto.
Asisten Perekonomian dan Pembangun Sekretariat Daerah Kota Mojokerto, Rachmi dalam sambutannya menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk menjaga kestabilan harga dan persedian pasokan bahan pokok menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Untuk menjaga kestabilan harga dan persedian pasokan bahan pokok menjelang bulan Ramadan dan HBKN Idul Fitri ini, perlu dilakukan optimalisasi operasi pasar melalui pracangan TPID dan Koperasi Kelurahan Merah Putih,” tuturnya.
Beliau mengatakan, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) akan memberikan fasilitasi bantuan ongkos angkut dalam kegiatan operasi pasar tersebut. Fasilitasi ini diharapkan akan mampu menekan biaya distribusi sehingga harga jual ke masyarakat tetap terkendali.
Rachmi juga mengatakan akan mendorong KKMP dan pracangan TPID untuk segera melengkapi legalitas perizinan, khususnya KAMI 47111, supaya bisa menjadi Mitra Bulog dalam program Rumah Pangan Kita (RPK) sehingga bisa dapat pasokan bahan pokok dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.
“KKMP dan pracangan TPID juga diharapkan dapat menjual Minyakita dan beras dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, ” tegasnya.
Melalui sinergi lintas sektor dan penguatan peran KKMP dan pracangan TPID, Rachmi berharap supaya bisa mengendalikan inflasi dan dapat berjalan efektif.
“Mudah-mudahan dalam rapat hari ini apa yang kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Mojokerto, khususnya dalam rangka pengendalian inflasi di bulan Ramadan dan menjelang HBKN Idul Fitri 1447 Hijriah, “pungkasnya.(END/ADV-Kom).






