Belitung, Wartakum7.com- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Belitung meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung mengambil langkah tegas terhadap oknum yang mengaku wartawan namun tidak menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Hal itu disampaikan dalam audiensi antara PWI Kabupaten Belitung dan Diskominfo Kabupaten Belitung yang berlangsung di Tanjungpandan, Senin 6/7/2026. Pertemuan dihadiri Ketua PWI Kabupaten Belitung Ali Hasmara beserta jajaran pengurus, dan Kepala Diskominfo Kabupaten Belitung Kasimin.
Ketua PWI Kabupaten Belitung, Ali Hasmara, mengapresiasi Diskominfo yang telah menerima audiensi tersebut.
Menurut Ali, menjadi wartawan tidak cukup hanya dengan memiliki kartu pers. Seorang jurnalis harus dibuktikan melalui aktivitas jurnalistik yang berkesinambungan, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik KEJ, serta menghasilkan karya pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai Diskominfo diatur oleh oknum-oknum tersebut. Kominfo harus memiliki wibawa dalam menjalankan kemitraan dengan media,” tegas Ali.
Ia juga mengajak oknum yang belum pernah menulis berita dan hanya bermodalkan Kartu Tanda Anggota KTA untuk belajar.
“Sekarang zamannya sudah semakin mudah. Banyak referensi dan teknologi yang bisa dimanfaatkan, termasuk ChatGPT sebagai alat bantu belajar. Yang terpenting tetap memahami kaidah jurnalistik, melakukan verifikasi, dan menghasilkan karya sendiri. Wartawan akan dihargai karena karya dan profesionalismenya, bukan sekadar kartu pers. Dengan begitu marwah, profesionalisme, dan kredibilitas wartawan tetap terjaga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Belitung, Kasimin, menyambut baik seluruh masukan dari PWI Belitung. Ia menegaskan akan mempelajari usulan tersebut sebagai bahan evaluasi.
“Kami menampung seluruh masukan dari PWI. Saat ini juga sudah terdapat data wartawan yang tercatat di Diskominfo. Ke depan akan terus dilakukan koordinasi untuk meningkatkan kemitraan dengan media secara lebih baik, profesional, dan akuntabel,” ujar Kasimin.
Dalam audiensi tersebut, PWI Belitung mengusulkan agar Diskominfo bersama para pemangku kepentingan menyusun mekanisme yang lebih baik dalam membangun kemitraan dengan media, agar kemitraan berjalan objektif, transparan, dan sesuai kompetensi.*Tim






