Forpimka Kutorejo Berikan Bantuan Siswa Kurang Mampu

Spread the love

Forpimka Kutorejo Berikan Bantuan Siswa Kurang Mampu

Mojokerto | Wartakum7.com – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas sudah diberlakukan secara serentak di wilayah Kabupaten Mojokerto mulai dari TK, SD hingga SMP. Pelaksanaan PTM terbatas ini berlaku di sekolah negeri maupun swasta, dengan ketentuan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan serta memperbolehkan 25 persen dari total siswa.

Seperti di wilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto pelaksanaan PTM secara terbatas ini dipantau langsung Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Tak hanya monitoring proses belajar mengajar melalui PTM terbatas, pada kesempatan tersebut, Forpimka juga menyerahkan bantuan berupa tas, seragam, dan alat tulis bagi siswa-siswi yang orang tuanya kurang mampu, salah satunya di SMPN Kutorejo, Desa Windurejo.

Danramil 0815/13 Kutorejo Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., yang turun langsung bersama Plt. Camat Kutorejo Try Raharjo Murdianto, S.S.TP., M.AP., dan Kapolsek Iptu Achmad Rochim, S.H., menuturkan, kegiatan monitoring PTM di wilayah untuk melihat secara langsung kegiatan belajar mengajar (KBM) terkait dengan penerapan standard protokol kesehatan.

“Kami dari Forpimka sengaja turun langsung untuk memantau penerapan standard protokol kesehatan dalam pelaksanaan proses KBM yang dilakukan melalui PTM secara terbatas. Penerapan Prokes ini sudah menjadi ketentuan, mengingat saat ini masih pandemi.

Penerapan standard protokol kesehatan ini sesuai instruksi pemerintah, dengan tujuan untuk mencegah adanya cluster baru di sekolah. “Alhamdulillah di sekolah yang kami tinjau, sudah mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan”, ungkapnya, Jum’at (10/09/2021).

Saat disinggung terkait bantuan untuk siswa kurang mampu, Danramil mengatakan, pemberian bantuan sosial berupa tas, seragam, dan alat tulis tersebut, merupakan wujud simpati dan perhatian Forpimka kepada murid-murid yang kurang mampu.

Forpimka ingin memotivasi, lanjutnya, agar siswa tersebut lebih giat dalam mengikuti pembelajaran tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan sehingga bisa menyerap ilmu secara langsung dari guru atau tenaga pengajar lainnya. “Tentunya kami sangat berharap, siswa-siswi tersebut kelak bisa menjadi kebanggaan orang tua, bangsa dan negara”, harapnya.

Pantauan di lapangan, tampak Forpimka Kutorejo dengan didampingi Kepala Sekolah SMPN 1 Kutorejo, Sumardi S.Pd.,  M.M.Pd., dan Babinsa, Babinkamtibmas dan Wali Kelas, memasuki ruang kelas yang sedang dilaksanakan PTM.

Selain memantau, Forpimka juga secara bergantian menyapa dan memotivasi para siswa untuk lebih giat dalam belajar serta menyerahkan bantuan berupa tas, seragam, dan alat tulis bagi lima orang siswa/siswi di sekolah tersebut. ( Pen/Endang )