Proyek Ruas Manggar Jalan Mudong Gantung Diduga Terkesan Berantakan

Spread the love

Beltim,wartakum7.com- Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Kabupaten Ruas Manggar, Tanjung Mudong,Gantung di Kecamatan Manggar dan Gantung diduga terkesan berantakan dalam pengerjaannya.

Proyek yang mana menggunakan Sumber Dana DAK Penugasan Tahun 2022, dengan Nomor Kontrak 06/KPJP/BM/DISPUTR/VI/2022 Dengan Nilai Kontrak Rp.3.114.110.000,00 (Tiga Milyar Seratus Empat Belas Juta Seratus Sepuluh Ribu Rupiah) dengan Pelaksana, CV.PEDULI BANGSA dan Konsultan,CV. ADITYA GEMILANG PERSADA.


Samsuri yang mana merupakan Mantan Rt.03, Warga Jalan Mudong, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur ketika dikonfirmasi media ini mengenai pekerjaan berkala jalan kabupaten ruas manggar yang menghabiskan uang negara milyaran rupiah mengatakan, bahwa dirinya sangat menyayangkan terkait pekerjaan yang diduga terkesan berantakan dan sudah satu bulan sudah ditinggalkan dan belum juga diselesaikan. ” saya saja pernah terjatuh karena pekerjaan didepan Toko ( Warung ) saya. Karena tidak adanya pemeratan sesuai dengan struktur tanah posisi depan toko saya”, ucap Samsuri seraya menunjukan pekerjaan didepan toko miliknya pada hari Rabu 14 Desember 2022.

Sementara itu Sumarno,ST selaku Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Belitung Timur ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp terkait adanya dugaan dalam pekerjaan tersebut terkesan berantakan dan sudah tidak ada lagi pekerja dilokasi pengerjaan menjawab, kalau pekerjaan masih ada, kalau tentang masalah berantakan, akan dibereskan kalau pekerjaan sudah selesai.

Ketika disinggung kepada Marno mengenai waktu pelaksanaan kapan akan berakhirnya, Marno tidak membalas lagi pesan yang dikirimkan media ini.

Pantauan media ini dilokasi Pekerjaan Proyek Ruas Manggar Jalan Mudong, Gantung terlihat masih banyak pembuatan Saluran drainase yang belum terselesaikan dan terputus-putus sehingga membuat genangan air pada drainase, sedangkan drainase merupakan salah satu bangunan pelengkap pada ruas jalan dan berfungsi untuk mengalirkan air yang dapat mengganggu pengguna jalan, sehingga badan jalan tetap kering. Saluran drainase adalah merupakan salah satu persyaratan teknis prasarana jalan.*AS