Belitung, Wartakum7.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Belitung mengecam keras aksi perusakan kaca mobil milik Fachruddin Victory, Pimpinan Redaksi Belitung Televisi Berita (BTB). Peristiwa terjadi Selasa dini hari, 9 Juni 2026 sekitar pukul 04.30 WIB di halaman kantor BTB, Jalan Ahmad Yani, Lesung Batang, Tanjungpandan.
Kaca belakang mobil Ayla berwarna merah pecah akibat diduga dilempar benda keras. Saat kejadian, Fachruddin yang akrab disapa Atup berada di dalam kantor sedang beristirahat dan baru menyadari kerusakan saat hendak beraktivitas pagi. Ia telah melaporkan kejadian ke Polres Belitung untuk proses penyelidikan. Ucap Atup kepada media ini, Selasa 9 Juni 2026 siang.
Sementara itu, Ketua PWI Belitung menyatakan prihatin dan mengutuk aksi tersebut. Menurutnya, merusak aset kerja jurnalis sama dengan meneror kemerdekaan pers.
“Kami mengutuk keras aksi perusakan terhadap mobil Pimred BTB. Ini bukan sekadar perusakan barang pribadi, tapi juga bentuk teror terhadap kerja jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi UU Pers No. 40 Tahun 1999,” ujarnya, Selasa 9 Juni 2026 siang.
PWI Belitung mendesak Polres Belitung segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Kepastian hukum dinilai penting agar tidak ada lagi intimidasi terhadap insan pers di daerah.
“Apapun motifnya, aparat harus segera ungkap pelaku. Kami minta polisi bekerja profesional. Kebebasan pers dan keamanan wartawan adalah harga mati dalam demokrasi,” tegas Ali Hasmara.
Lebih lanjut, Ali Hasmara mengimbau seluruh anggota PWI Belitung tetap bekerja sesuai kode etik jurnalistik dan tidak gentar terhadap aksi yang berupaya menekan kemerdekaan pers.
“Jangan takut. Justru ini harus membuat kita semakin solid. PWI Belitung akan kawal kasus ini sampai tuntas dan siap bersinergi dengan Polres Belitung,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian komunitas pers Belitung. Para jurnalis berharap aparat keamanan meningkatkan pengamanan di lingkungan kantor media dan memberikan rasa aman bagi wartawan yang bekerja di lapangan.*Cun Cun






