Belitung, Wartakum7.com – Calon Kepala Desa Aik Ketekok, Antoni, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kepemimpinan dengan membawa Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, menuju Desa Digital.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Aik Ketekok dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu pelopor desa berbasis digital di Kabupaten Belitung.
Konsep Desa Digital yang digagas Antoni tidak hanya sebatas penyediaan jaringan internet. Teknologi akan dimanfaatkan secara menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pendidikan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.
“Desa digital adalah tentang bagaimana teknologi menjadi jembatan untuk mempermudah hidup warga. Mulai dari pelajar yang bisa belajar, UMKM yang bisa go online, petani dan nelayan yang dapat info harga dan cuaca, hingga masyarakat yang mengurus administrasi desa lebih cepat dan transparan,” ujar Antoni kepada media ini, Selasa 28 Juli 2026.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Antoni merencanakan pemasangan titik Wi-Fi di setiap dusun secara bertahap. Titik akses akan dipusatkan di balai dusun, ruang publik, dan fasilitas umum agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, pelayanan surat-menyurat juga akan dilakukan secara digital. Promosi potensi wisata dan produk lokal Aik Ketekok akan digencarkan melalui platform daring. Pemdes juga menargetkan lahirnya ruang-ruang kreatif bagi generasi muda untuk belajar teknologi, desain, pemasaran digital, hingga kecerdasan buatan / AI.
Pembangunan infrastruktur digital ini akan didukung melalui Dana Desa, APBD, program pemerintah pusat, serta kerja sama dengan dunia usaha melalui program CSR.
Visi dan 6 Misi Strategis,
Dalam mewujudkan Aik Ketekok Digital, Antoni menetapkan visi.
“Merawat Warisan, Menjemput Masa Depan; Bersama Membangun Aik Ketekok yang Cerdas, Sejahtera, Berbudaya, dan Digital.”
Visi tersebut akan dijalankan melalui 6 misi strategis.
1.Menghadirkan pelayanan desa yang cepat, mudah, terbuka, dan berbasis digital.
2.Menggerakkan ekonomi warga melalui UMKM, usaha lokal, dan inovasi digital.
3.Membangun lingkungan desa yang bersih, nyaman, hijau, dan aman.
4.Menguatkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan antarwarga.
5.Memberikan ruang bagi pemuda, perempuan, dan seluruh masyarakat untuk berkarya dan berinovasi.
6.Menjaga sejarah, budaya, dan jati diri* Aik Ketekok sebagai warisan yang membanggakan.
“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Aik Ketekok tidak hanya akan dikenal sebagai desa yang berkembang, tetapi juga desa yang mampu memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan, membuka peluang usaha baru, meningkatkan kualitas SDM, dan mewujudkan pemerataan akses informasi hingga ke setiap dusun,” pungkas Antoni.*Cun Cun



