Mojokerto, wartakum7.com. – Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah warga Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (15/08/2026), setelah pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V di Dusun Penowon dinyatakan rampung. Jembatan beton yang membentang sepanjang 75 meter dengan lebar 2 meter tersebut kini menjadi akses vital bagi masyarakat, sekaligus membuka konektivitas antarwilayah yang menghubungkan empat kecamatan dan memiliki peran penting dalam menunjang berbagai kepentingan masyarakat sehari-hari.
Kehadiran jembatan ini selain menghadirkan sarana penyeberangan, juga menjadi jalur penghubung bagi aktivitas warga, mulai dari mobilitas masyarakat, pertanian, pendidikan, kegiatan sosial, hingga akses terhadap berbagai kebutuhan dan pelayanan. Sebelum adanya jembatan yang memadai, kondisi jembatan rapuh, dan kondisi medan serta keberadaan sungai menjadi salah satu kendala bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas. Kini, dengan selesainya Jembatan Perintis Garuda, akses yang sebelumnya menjadi tantangan perlahan berubah menjadi kemudahan.
Dengan panjang mencapai 75 meter, jembatan tersebut dibangun melintasi bentang sungai sekitar 35 meter. Jembatan memiliki ketinggian sekitar 3 meter dengan kapasitas tonase hingga 3 ton. Pembangunan yang dimulai sejak 8 Juni 2026 ini melibatkan personel TNI, teknisi, serta masyarakat setempat sebagai bagian dari semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Bagi warga Jambuwok, selesainya jembatan tersebut menjadi momentum yang sangat berarti. Kepala Desa Jambuwok, Supriatin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat di daerah.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Jambuwok dan seluruh warga sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kami. Dengan adanya jembatan ini, akses warga menjadi lebih mudah dan tentunya sangat membantu kegiatan masyarakat sehari-hari”, ujar Supriatin.
Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda memberikan harapan baru bagi masyarakat karena akses yang terbuka tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Jambuwok, tetapi juga masyarakat dari wilayah sekitar yang selama ini menggunakan jalur tersebut untuk berbagai keperluan.
“Kami sangat bersyukur. Dulu masyarakat harus menghadapi akses yang tidak mudah, sekarang sudah ada jembatan yang lebih aman dan nyaman. Kami berharap jembatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan dirawat bersama-sama”, tambahnya.
Kegembiraan warga juga terlihat saat jembatan tersebut digunakan. Anak-anak sekolah, warga, hingga masyarakat lanjut usia tampak antusias menikmati akses baru yang kini terbentang kokoh di atas aliran sungai. Bendera Merah Putih yang menghiasi sepanjang jembatan semakin memberikan nuansa kebanggaan dan semangat kemerdekaan.
Kini, setelah dinyatakan selesai, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan jembatan tersebut secara optimal sekaligus menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Jembatan Garuda Jambuwok menjadi penghubung harapan, aktivitas, dan masa depan untuk masyarakat. ( Pendim 0815/Mjk/Endang ).






