Diduga Back’up Proyek Linknet dan Mengaku Anggota Brimob, Hingga Brutal Keroyok Wartawan dan Anggota Ormas Pemuda Pancasila

Diduga Back’up Proyek Linknet dan Mengaku Anggota Brimob, Hingga Brutal Keroyok Wartawan dan Anggota Ormas Pemuda Pancasila

Spread the love

Kota Tangerang | Wartakum7.com – Pengeroyokan dilakukan oleh anggota yang mengaku dari Brimob kepada wartawan dan salah satu anggota Ormas Pemuda Pancasila Jum’at (27/5/22), dimana selaku korban adalah jelas tidak berdosa menjadi sasaran arogansi kebrutalan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Adapun korban bernama Abdu Wahid (kopral) warga Buaran Wetan Rt 03 Rw 15 Kelurahan Tanah Tinggi Kota Tangerang, Wartawan Media Peka Nusantara dan Albert Marlinus Nalle (Micko) warga Rt 002/Rw 06, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang anggota Ormas Pemuda Pancasila.

Dimana kejadian yang berlokasi disekitar Jl. Dr. Sitanala Karangsari kecamatan Neglasari Kota Tangerang. yang terjadi pada saat Alber Marlinus Nalle (Micko) yang datang kelokasi proyek galian kabel Optik Linknet setelah dilokasi ada tiga orang berpakaian bebas namun berompi Brimob, diantara tiga orang itu dua orang yang langsung menarik baju dengan posisi masih diatas motor, lalu kedua orang itu memukuli dan menendang Micko berkali-kali.

“Oh kamu, saya tembak kamu, jongkok kamu !!, “bentak dari sala satu anggota yang mengaku dari Brimob, Jum’at 27/5/22, tanpa basa basi dan tanpa dikasih kesempatan berbicara.
Oknum tersebut mengatakan, bahwa pekerjaan galian optik yang dari PT Linknet adalah pekerjaan dari Brimob dan surat izinnya ada dari Mabes Polri. ”Panggil kesini Ketua Rw nya biar saya pukulin sekalian”, dengan nada arogan.

Setelah selang berikutnya Abdul Wahid (kopral) yang tengah diposisi kerumunan dan menghampiri kedua orang pria yang memukuli Micko, saat itu Kopral mempertanyakan atas kejadian tersebut, namun belum sempat pada titik pertanyaan dua orang yang mengaku dari anggota Brimob dengan nada lantang membentak Kopral, akhirnya Kopral jadi sasaran emosi para oknum anggota Brimob itu, sambil mendorong dada dan mempiting kepinggir jalan, “gua tembak luh”, dengan brutal.

“lni proyek Brimob proyek saya, mau apa kamu, saya juga Bhayangkan, ini proyek ada ijin nya,” katanya sambil memukul wajah Kopral membabibuta dan anarkis. Walau sebelumnya telah dikasih tahu bahwa kopral adalah , sama oknum yang mengaku Brimob kelapa dua itu.

Buntut dari kejadian kebiadaban yang sangat brutal dan anarkis tersebut, yang dilakukan oleh oknum yang mengaku anggota Brimob tersebut, sehingga korban mengalami luka dibagian wajah dan berasa nyeri di bagian anggota tubuhnya.

Namun akibat insiden itu korban telah melaporkan atas ketiga oknum yang mengaku anggota dari Brimob ke Polres Metro Tangerang dengan LP/B/796/V/2022/SPKT/POLRESTRO TANGERANG KOTA/POLDA METRO JAYA.

Walaupun insiden itu memberikan dampak negatif yang luar biasa terutama institusi kepolisian khususnya Korps Brimob, dimana citra yang telah di rusak oleh oknum yang yang tidak bertanggungjawab.

Diketahui Brimob Polri bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mempunyai tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

(Red)