Menekuni Bertutur Cerita Dalam Bahasa Belitung, Lela Terpilih Jadi Duta Genre Kabupaten Beltim 2021

Spread the love

Menekuni Bertutur Cerita Dalam Bahasa Belitung, Lela Terpilih Jadi Duta Genre Kabupaten Beltim 2021

Beltim | Wartakum7.com – Dalam latihan dan pengalaman Lale Eka Putri Melianda (16) menekuni ‘Ngenjungak’ atau bertutur cerita dalam bahasa Belitong  membuahkan hasil. Kepiawaiannya itu mengantarkan Lale dan Yurico terpilih menjadi Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Beltim tahun 2021 yang digelar di gedung Auditorium Zahari MZ Komplek Perkantoran Pemerintah Terpadu, Senin (5/7/21).

Pembawaannya yang khas saat ‘Ngenjungak’, ditambah lagi, gaya bahasanya yang mudah dicerna yang berisi pesan moral mengenai generasi muda serta dibumbui humor membuat dewan juri terpukau.

Kepada awak media, siswi kelas 11 SMA Negeri 1 Kelapa Kampit itu menuturkan jika bakatnya dalam ‘Ngenjungak’ sudah diasahnya sejak bangku SMP. Tak mengherankan jika latihan dan pengalaman bertahun-tahun membuatnya sangat piawai.

“Sebenarnya karena saya sudah terbiasa ikut lomba-lomba ‘Ngenjungak’ jadi sudah terbiasa. Jadi kalau untuk persiapan lomba ini tidak terlalu banyak persiapan,” ungkap Lale.

Meski mempunyai bakat dalam Ngenjungak, Lale tak menyangka bisa terpilih menjadi Duta Genre Kabupaten Beltim 2021. Apalagi bakat-bakat para peserta lain juga tak kalah hebat.

“Pertama sih bangga, terharu, semuanya campur aduk. Dak nyangka karena saingannya tahun ini berat-berat,” kata Lale.

Dengan terpilih sebagai Duta Genre, Lale berharap dapat menjaga amanah yang diberikan sekaligus menjadi pelopor teladan bagi remaja di Kabupaten Beltim.

“Harapannya lebih amanah, jadi diri sendiri, jadi seperti yang orang inginkan dan menjadi pelopor yang lebih bagi generasi remaja,” harap Lale.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri Kegiatan Ajang Kreasi Remaja Berencana Pemilihan Duta Genre 2021 Purwenda Puspitasari mengatakan setidaknya ada tiga penilaian yang ditetapkan dalam Pemilihan Duta Genre, yakni unjuk bakat, program inovasi dan publik speaking.

“Kita memilih para pemenang itu karena bakat mereka lebih menonjol, publik speakingnya baik, serta inovasi bagaimana penyampaian atau kampanye untuk mengajak remaja-remaja lain menghindari pernikahan usia dini, seks bebas dan napza,” ujar Wenda.

Wenda yang juga Ketua PKK Kabupaten Beltim itu berharap para pemenang Genre akan membantu pemerintah daerah untuk mensosiliasikan terutama kepada kawan sebaya baik di lingkungan sekolah maupun pergaulan serta keluarga biar remaja berencana untuk menuju masa depan.

“Mereka diharapkan mampu memecahkan permasalahan remaja lingkungan di sekitar, namun untuk Duta Genre ini mereka lingkupnya satu Beltim,” kata Wenda.
Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Beltim Hayadi mengatakan Kegiatan Ajang Kreasi Remaja Berencana melalui Kegiatan Pemilihan Duta Genre Kabupaten Beltim diikuti oleh 12 pasangan perwakilan dari kecamatan di Kabupaten Beltim. Hanya Kecamatan Simpang Renggiang yang tidak mengirimkan wakilnya.

“Sebelum ikut seleksi di tingkat Kabupaten mereka ikut seleksi di tingkat kecamatan. Sasaran kita adalah seluruh siswa se-Kabupaten Beltim yang berusia 16 – 22 tahun,” ungkap Hayadi.

Kegiatan yang sudah berjalan sejak tahun 2012 lalu ini bertujuan untuk menguatkan ketahanan keluarga dengan pendekatan program Remaja Terpadu. Selain itu juga meningkatkan kualitas pemberian akses informasi, pendidikan, konseling, sikap, dan perilaku yang positif dalam pengembangan diri secara mental fisik, intelektual, spritritual dan sosial bagi remaja.

“Oleh karena itu, kami menilai kegiatan ajang kreasi remaja Genre Kabupaten Beltim 2021 tidak hanya sekedar kegiatan seremonial semata tapi mempunyai nilai penting sebagai wujud tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan remaja yang unggul, keratif, inovatif dan beretika,” kata Hayadi.  Wawan/hms